Si Kecil Susah Makan, Perlukah Vitamin Penambah Nafsu Makan?

Anak cenderung menahan buang air besar ketika tengah asyik bermain, jauh dari rumah, atau takut minta izin untuk ke bathroom. Ubah tampilan dan rasa makanan, Anda bisa membentuk nasi seperti mobil-mobilan kemudian menambahkan pernak pernik dari ayam, telur, sayuran, tahu/tempe. Sehingga dengan tampilan yang menarik, maka anak akan tertarik untuk mencoba makanan tersebut.

Selain itu, balita yang memang sedang dalam proses membangun kemandirian seringkali juga mengalami preferensi terhadap rasa serta besar porsi yang ingin dia makan. “Orang tua khawatir anak-anak mereka yang sulit makan tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab masalah sulit makan pada anak adalah hal yang normal terjadi. Saya pun mengalaminya dan Si Kecil tidak suka mengonsumsi jenis makanan yang berwarna hijau,” ujar Dr Pixie, yang dikutip melalui Motherandbaby.co.uk.

Selain untuk melatih gerak peristaltik usus dan mengajari anak untuk mulai mengunyah, makanan yang teksturnya sedikit kasar tidak akan membuat bosan sang buah hati. Anda perlu mencari referensi makanan yang teksturnya cocok untuk balita berusia diatas 1 tahun, agar sistem pencernaannya tetap terjaga. Sebab, jika anak mulai susah makan biasanya Moms jadi ikut stress bercampur khawatir karena tidak dapat memberi asupan nutrisi yang baik untuk anak. Ini juga terntunya akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

Mengapa anak-anak susah untuk makan

Beberapa anak tidak makan dengan baik dikarenakan alergi makanan, terutama jika mereka memiliki banyak faktor penyebab alergi makanan. Dengan melakukan banyak pembatasan makanan dan keterbatasan diet, anak-anak ini mungkin bosan dengan makanan sehari-hari mereka dan pada akhirnya anak susah makan. Bisa jadi, anak susah makan dikarenakan faktor lain, seperti sakit. Jadi, membawa anak untuk berkonsultasi dengan dokter bukanlah pilihan yang buruk. Dengan berkonsultasi, masalah susah makan menjadi terselesaikan dengan baik.

Tanyakan kepada dokter anak mengenai jenis suplemen yang cocok untuk diberikan pada si Kecil. Berikan sesuai dosis yang dianjurkan, dan jangan memberikan beberapa jenis suplemen vitamin dengan kandungan yang serupa. TRIBUNTIMUR.COM – Pertumbuhan buah hati dari hari ke hari tentu akan menjadi perhatian orang tua. Perkembangan anak yang baik ditandai dengan pertambahan berat badan yang proporsional.

Cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan membawanya periksa ke dokter anak di lokasi yang dekat dengan tempat tinggal. Sebagai orangtua, Anda harus memahami bahwa untuk mendukung tumbuh kembang sang anak, Anda harus memberikan makanan dalam porsi yang cukup. Dengan begitu, saat tiba jam makan, anak tidak akan merasa kekenyangan karena sebelumnya diberi makan dalam porsi berlebih dan menolak makanan yang diberikan.

Kekurangan nutrisi menyebabkan anak lebih rentan terserang berbagai penyakit. Endah mengatakan sulit makan pada anak berusia kurang dari 11 tahun yang tidak ditangani secara tepat berisiko meningkatkan penyakit saat mereka dewasa. Sebanyak 86 persen anak yang mengalami sulit makan berisiko mengalami serangan penyakit saat usia 20 tahun, 43 persen pada usia 16-20, dan 33 persen antara usia tahun. Menu makanan yang bervariasi juga sangat baik dan membantu si kecil dalam mencukupi asupan gizinya. Karena tubuh si kecil masih membutuhkan berbagai macam vitamin juga mineral yang baik untuk tubuh setiap harinya. Oleh karena itu, Anda bisa menyajikan beberapa jenis menu makanan yang memang telah di atur sedemikian rupa, sehingga si kecil mendapatkan semua kandungan gizi yang ia butuhkan.